Social Icons

Kamis, 07 Maret 2013

Depresiasi Mereda, Rupiah Diprediksi Rebound

Ilustrasi. (Foto: okezone)

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi naik tipis. Kenaikan tersebut terjadi di tengah sentimen penurunan cadangan devisa Indonesia di Februari yang turun sebesar USD3,6 miliar menjadi USD105,2 miliar.

Menurut Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, kondisi ini melanjutkan penurunan pada Januari 2013 yang turun USD4 miliar menjadi USD108,8 miliar. Selain itu, kabar dari turunnya neraca perdagangan Australia dan Prancis membuat euro dan mata uang di Asia sedikit melemah.

"Akan tetapi, komentar Bank Indonesia (BI) bahwa di Februari 2013 tekanan depresiasi terhadap rupiah cenderung mereda hingga mencapai rata-rata Rp9.680 per USD membuat rupiah sedikit mengalami rebound," katanya di Jakarta, Jumat (8/3/2013).

Lebih lanjut, tambahnya, kebijakan stabilisasi nilai tukar yang ditempuh BI, termasuk penguatan mekanisme intervensi valas dan pembentukan referensi nilai tuka rupiah di pasar domestik, mampu meningkatkan kepercayaan pasar.

"Selain itu, stabilitas nilai tukar juga didukung dengan masuknya aliran dana nonresiden ke instrumen rupiah yang mencapai sekira Rp27,6 triliun," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar